Langsung ke konten utama

Sajadah Hijau di Ulang Tahunku

Dokumentasi KPM - PAR IAIN Ar-Raniry
Tanpa terasa umurku telah melewati seperempat abad. Kini usiaku mulai memasuki 26 tahun. Usia yang tidak muda lagi. Tidak bisa main-main lagi. Sudah saatnya menentukan arah kehidupan dan pendamping hidup yang setia menemani hingga ajal menjemput. 
Ada hal yang berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Karena ketika memasuki usia tersebut, telah ditemani oleh seorang kekasih yang baik hati. Rasanya tidak boleh jauh darinya. Ia yang selalu menginspirasiku untuk melakukan hal-hal yang baik yang bermanfaat bagi orang lain. Seorang gadis berparas cantik yang kukenal sejak bulan Maret tahun 2017 melalui media social ini telah banyak mengubah hidupku. Tidak pernah henti-hentinya memberikan dukungan dan semangat dalam menunjang karirku. Sungguh gadis yang luar biasa. Kamu memang gadis pujaan dan dambaan hatiku.
Sajadah hijau yang kau hadiahkan di hari ulang tahunku yang ke – 26 ini telah membuatkan aku selalu jatuh cinta kepadamu. Tidak ada perempuan lain yang dapat menggantikannya. Melalui sajadah ini secara tidak langsung kau telah mengajarkan untuk selalu mengingat dan menyembah sang ilahi rabbi, sang pemilik kehidupan, yang selalu disembah oleh hamba-hamba-Nya. Melalui sajadah ini juga aku sudah menafsirkan sifat dan tingkah lakumu dalam kehidupan ini. Kamu adalah orang yang baik, yang taat menjalankan perintah agama.
Di saat aku menyembah Rabb – ku di atas sajadah hijau ini selalu mendoakanmu agar kamu kelak menjadi isteri yang solehah, menjadi ibu bagi anak-anakku yang mampu mengajarkan ilmu agama kepada anak-anak kita suatu saat nanti. Ibu yang bisa mendidik dan membimbing anak-anak menuju surga yang diridhai oleh Allah.

Maafkan aku yang belum bisa melamarmu saat ini. Banyak faktor sebenarnya yang menghalanginya. Di samping kau masih dalam masa studi yang tidak bisa ditinggalkan, juga aku sedang mempersiapkan karirku yang dapat memantapkan masa depan supaya mudah dalam menjalani kehidupan berumah tangga. Kuharap kau dapat mengerti kondisi ini. Hal ini aku lakukan demi kehidupan kita yang lebih baik pada masa yang akan datang. 

Banda Aceh, 13 Oktober 2017

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Contoh Pledoi Perkara Penganiayaan

Banda Aceh, 3 Agustus 2015
N O T A  P E M B E L A A N (Pledoi)
No. Reg. Perkara : PDM-43/SGL/06/2015

Untuk dan atas nama Terdakwa:
Nama Lengkap            : Nuraini Binti Hasan Tempat Lahir               : Gampong Tgk Dilaweung Umur/Tanggal Lahir    : 42 Tahun / 02 Juni 1973 Jenis Kelamin              : Perempuan Kebangsaan                 : Indonesia Tempat Tinggal           : Gampong Geunteng Barat, Kec. Batee, Kab. Pidie Agama                         : Islam Pekerjaan                     : Ibu Rumah Tangga Pendidikan                  : Tidak Sekolah
Dengan ini, kami tim Penasehat Hukum Terdakwa menyampaikan Nota Pembelaan sebagai berikut: I.PENDAHULUAN Majelis Hakim Yang Mulia, Saudara Jaksa Penuntut Umum Yang Kami Hormati, dan Pengunjung Sidang Sekalian
Puji Syukur kita pantjatkan kehadirat Allah SWT, Atas limpahan Rahmat dan Karunianya kepada kita semua, sehingga Persidangan hari ini berjalan dengan baik, lancar dan tepat waktu sesuai dengan rencana dan agenda Persidangan yang telah k…

PERAN MASYARAKAT DALAM MEMBERIKAN PERLINDUNGAN DAN PENGELOLAAN LINGKUNGAN HIDUP

BAB SATU PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang Masalah
Permasalahan lingkungan hidup akan terus muncul secara serius di berbagai pelosok bumi sepanjang penduduk bumi tidak segera memikirkan dan mengusahakan keselamatan dan keseimbangan lingkungan hidup itu sendiri. Demikian Indonesia, permasalahan lingkungan hidup seolah-olah seperti dibiarkan menggelembung sejalan dengan intensitas pertumbuhan industry, walaupun industrialisasi itu sendiri sedang menjadi prioritas dalam pembangunan. Tidak kecil jumlah korban ataupun kerugian yang justeru terpaksa ditanggung oleh masyarakat luas tanpa ada kompensasi yang sebanding dari pihak industry. Pada saat ini kondisi lingkungan hidup sudah mencapai tingkat yang memprihatinkan dengan kecenderungan yang terus menurun. Laju kerusakan lingkungan jauh lebih besar daripada upaya yang dilakukan secara bersama-sama untuk memulihkan kondisinya ke keadaan semula. Misalnya terjadi pencemaran udara, pencemaran air permukaan dan air laut, kebakaran hutan dan lahan ser…